Kunjungi Blogku
March 5th, 2008 by harry-bolonBlog di Friendster ini kemungkinan tidak saya kelola lagi.
Rekan-rekan bisa mengujngi blog saya di wordpress yang terkelola dengan baik di alamat berikut ini:
Blog di Friendster ini kemungkinan tidak saya kelola lagi.
Rekan-rekan bisa mengujngi blog saya di wordpress yang terkelola dengan baik di alamat berikut ini:
Memang benar apa yang dikatakan orang banyak kalau sudah megang uang pasti malas sekolah. Itulah sekarang yang sedang melandaku, tetapi bukan karena uang saja, tetapi kesibukan pekerjaan yang tidak bisa diajak kompromi. Bayangkan saja aku kuliah setiap akhir pekan, tetapi justru setiap akhir pekanlah perusahaan mengadakan event, atau acara-acara lain seperti nikahan teman kantor, undangan, dll, belum lagi waktu istirahat yang harus dikorbankan.
Kuliah diakhir pekan memang menyita waktu & perhatian. Seharunsnya akhir pekan dipakai untuk bersantai & refressing malah justru dipakai dengan aktifitas yang membutuhkan pemikiran tajam. Kuliahnya saja yang akhir pekan tapi otak terus terkuras satu minggu full dengan tugas-tugas dari dosen.
Kalau dalam bahasa akuntansinya kuliah akhir pekan malah menimbulkan opportunity cost yang juga sangat besar. Seperti waktu santai dan istirahat yang harus dikorbankan dengan aktivitas yang menyita daya pikir, waktu untuk bersosialiasi dan mencari hiburan juga harus dikorbankan. Malah menimbulkan biaya baru seperti transportasi, akomodasi, pembelian buku, foto copi, dll. Masih menggunakan bahasa akuntansi, dampak untuk masa yang akan datang (Future Value) juga akan lebih besar.
Ibarat Teori Investasi. Opportunity Cost yang terjadi saat ini dapat kita anggap sebagai Initial Investment (investsai dalam pendidikan). Tentunya sebulum initial investment dilakukan perlu ditelaah dulu alternatif portofolio yang akan diambil. Dan semuanya telah dikonsultasikan kepada manajer investasi (teman & keluarga). Juga telah dilakukan juga analisa Risk & Return dengan menggunakan fundamental analysis.
Berdasarkan teori investasi ini akan menghasilakn FV (Future Value) yang sangat besar sekali. Tepat sekali dengan apa yang dikatakan John Nisbit dalam bukunya Mega Trend 2000 bahwa investasi yang paling tepat bagi bangsa indonesia saat ini adalah pendidikan, carilah ilmu setinggi-tingginya setelah itu kembali untuk membenahi bangsa.. sok nasionalis banget ya gw. Hee.he..
Sesuai dengan hitung-hitungan ala warung kopi investasi yang saya lakukan ini (sekitar 50 juta) akan menghasilkan keuntungan yang berlipat-lipat di masa yang akan datang. Namun karena hitungan menggunakan asumsi warung kopi. Estimasi cash flow per tahunnya masih belum bisa di prediksi. Untuk itulah saya mengajak pakar warung kopi untuk ikut membantu analisa menggunakan analisa NPV, IRR, maupun Pay Back Period (ngerti ga ya).
Meski menggunakan bahasa apapun itu semua orang tahu bahwa prinsip NO PAIN NO GAIN, HIGH RISK HIGH RETURN benar adanya. Semoga Opportunity yang terjadi benar-benar menghasilkan manfaat yang besar bagiku. Tuhan memberkati.
Alo my Blog.. lama sudah ku tak menghampirimu. Tak tahu kenapa aku sudah hampir melupakanmu, pekerjaanku semakin hari semakin membludak Sehingga membuatku hampir lupa dengan dunia tulis menulis. Memang sih setiap hari masih menulis, tapi menulis angka di worksheetku. He.he..
Jujur saja aku katakan bahwa pekerjaanku memang super sibuk. Awalnya aku masuk Telkomsel terasa sangat santai karena banyak waktu luang, namun lama kelamaan aku mulai merasakan ritme kerja yang memang sangat pantas bagiku.. sepertinya aku sudah gila kerja (work alcoholic). Sampai di Kantor jam 8 pagi pulang jam 8 malam. Jiwa kerja kerasku yang sudah tertananam dari kecillah salah satu fakctor pendukungnya, kiamat rasanya bila sedetikpun aku tidak ngapa-ngapain. Lebih baik aku mengerjakan hal lain, atau sekedar membalas email-email yang masuk..
Pekerjaanku adalah sebagai staff finance & administration, namun pada kenyataannya aku terjun hampir ke semua lini: sales, loyalty, customer service, dll. Awalnya sih aku terkejut dengan tuntutan pekerjaan yang harus aku lakukan, awalnya sedikit jengkel, karena bos baruku selalu bertanya kepadaku mengenai segala sesuatu. Namun lama kelamaan baru aku sadari bahwa perusahaan maju karena sinergi & integrasi. ”kamu harus bisa menguasai semua bidang jika karirmu ingin cepat naik, jangan terpaku dengan job des saja” itulah sepenggal kalimat yang pernah dilontarkan bosku. Bener juga sih, karena itulah aku jadi semangat & terus menikmati pekerjaanku ini.
Belum lagi aku harus membagai waktu dan perhatianku antara pekerjaan dengan Studi. Maklum aku juga sedang menyelesaikan studi master di Unpad Bandung. Aku berusaha menikmati setiap titik kehidupan yang kujalani ini. Meski kadang terasa lelah, namun aku harus kuat. ”ayo harry, kejar impianmu yang begitu banyak itu” ya, bisikan kalimat inilah yang terus terdengar di telingaku. Maklum dengan tipe futureristik, aku memiliki banyak impian dan angan ke depan.
Apakah karena aku masih muda, makanya aku seperti ini, bagaimana jika aku berkeluarga kelak, memiliki istri & anak-anak yang butuh perhatian. :Itu perkara nantilah” sepintas ku berpikir. Namun mau tidak mau aku juga harus menjagi tubuh yang tercipta dari tanah ini tuk tetap fit di masa-masa yg akan datang, mau ga mau aku harus memikirkan masa depanku.. maukah aku bertubuh renta sementara anak-anakku masih sangat ingin bermain denganku?? Tentu aku tidak mau hal itu terjadi padaku.
Namun diatas semua itu aku masih bisa mensyukuri setiap hal yang terjadi didalam hidupku ini. Rasa syukur inilah yang membuatku bisa melalaui semuanya ini. Terimakasih Yesus. Engkau sungguh baik dalam hidupku.. ajar aku untuk selalu bersyukur…
Sukabumi, 23 Mei 2007
Teringatku pada masa kecilku dulu, betapa perkasanya aku ketika musim layangan tiba.Pokoknya segala urusan layangan akulah jagonya: membuat layangan (kecil ataw gede), membuat benang gelasan untuk berlaga layangan, adu layangan di udara, sampai mengejar layangan ketika putus. (bahasa medannya leong). Kalo kuhitung lebih dari 100 koleksiku ketika musim layangan tiba.
Yang aku kagumi adalah ketika aku teringat akan semangat hidupku dulu. Pantang menyerah, apalagi kalau sedang mengejar layangan. Sampai kemanapun layangan itu akan kukejar: melompat pagar, menyeberangi rawa-rawa, menginjak duri & onak, bahkan memanjat pohon cemara & kelapa sawit. Tak habis pikir olehku. Kalau aku disuruh memanjat pohon kelapa sawit, pastilah aku ga akan mau, tapi demi mendapatkan layangan aku rela meski harus menginjak duri-duri dahan pohon sawit. Kisah itu menghantarku menjadi jagoan layangan ketika ku kecil.
Kisah kecilku ini terinspirasi lagi olehku didunia kerjaku saat ini. Dengan begitu banyak tantangan pekerjaan yang harus kulewati aku harus kuat dan semangat seperti sang jagoan kecil mengejar layangan meski melewati rawa & jalan raya sekalipun. Betapa indahnya bila semangat jagoan kecil itu yang polos & lugu tetap ada seperti sekarang. Namun kusadari bahwa dunia terus berubah, tantangan & hamabatan juga akan semakin beraneka ragam & tentu semakain sulit juga..
Bonus, karir, posisi & kedudukan kan kujadikan layangan yang kelak akan kuraih. Dan sekarang aku sedang berlaga di udara agar aku bisa memutuskan layangan itu dan mendapatkannya ketika putus.
Tuhan Memberkati.
Sukabumi 6 Feb 2007-02-07
Dari titik nol ku’mulai beranjak maju
Takkala kehidupan memacuku tuk bergerak dari titik itu
Semakin ku bergerak kulihat dihadapanku
Ada begitu banayak angan yang ingin kuraih
Inilah yang menjadi energi bagiku tuk semakin cepat bergerak
Semakin ku berangan semakin cepat ku berjalan
Hidup terasa angan terasa hampa
Laksana kendaraan tanpa bahan bakar.
Semangatku tuk meraih impiankulah yang membuatku
Semakin semangat di dalam hidup ini.
Kusadari memanag kalau akupun tak tahu sampai dimana
Kakaiku inbi akan berhenti melangkah
Kuhanya tahu bahwa sebelum masa itu tiba
Aku masih punya waktu tuk menggerakkan langkahku
Kan kuraih & kugapai semua impianku itu
Selagi Tuhan izinkan aku tuk melangkah.
Bandung, 3 feb 2007
Kehidupan yang penuh keluh kesah ini
Membuatku terkadang ikut terayun oleh alunannya
Ku tak mampu berdiri tegak & bertahan
Di tengah kerasnya ayunan bandul kehidupan ini
Sekeras & sekuat apapun aku mencoba bertahan
Walau terkadang aku kuat & kokoh
namun kemudian Ku tak tahan dan lepas
ku coba terus & terus….
meski kusadari bahwa suatu saat perjuanganku akan membuahkan hasil
tapi kutak tahu kapan
ku hanya mampu menuliskan angan & cita-citaku pada secarik kertas.
dan ku kan meresapi sambil berjalannya waktu.
tuk mengerti arti dari sebuah perjuangan.
Selamat datang tahun 2007. Di awal tahun ini resmi umurku 23 tahun, 3 bulan, 16 hari. Umur yang masih relatif muda memang. Namun selama itu pula aku sudah melalui banyak hal. Suka dan duka.
Tahun 2007 membukakan satu tabir baru dalam kehidupanku ini. Diawali dengan kedatangan orang tuaku untuk bertahun baru di Sukabumi. Sungguh suatu kebanggaan bagiku mampu mengundang orang tua & kakak-kakakku datang kesini. Aku bisa menunjukkan kalau didalam keluarga simbolon ada kemajuan sedikit. Untuk sekedar diketahui bahwa dalam adat Batak biasanya orang tua akan sangat sungkan bertamu ke rumah anaknya jika belum berkeluarga.
Diawal tahun ini pula aku resmi berumur 6 bulan di PT Telkomsel. Perusahaan yang kunaungi sekarang ini. Aku sungguh bersyukur kalau Tuhan bisa menempatkanku di perusahaan ini. Tidak hanya karena aku mendapatkan gaji yang relatif besar bagiku seorang. Namun juga menjadikanku mampu mengekspresikan bakat dan talentaku dalam memanage perusahaan. Di Telkomsel SO Sukabumi aku diberikan kebebasan mengekspresikan diri sebagai STAFF KEUANGAN DAN ADUM. Namun demikian kalau aku boleh menoleh kebelakang, sangat sulit memang memulainya. Inilah salah satu titik lemahku. Aku susah memulai. Banyak penyesuaian-penyesuaian yang harus terjadi, adaptasi, perubahan pola pikir, perubahan gaya bicara. Kemampuan menyelesaikan masalah. Dan yang paling penting penyesuaian akan budaya setempat. Namun meskipun banyak penyesuaian yang aku alami aku masih akan tetap bersyukur karena aku masih bisa menjadi diriku sendiri.
Begitu juga dengan hubungan asmaraku. Meskipun aku sudah berteman lama dengan kekasihku, namun di awal tahun ini hubungan asmara kami baru resmi menginjak 2 Bulan 7 hari. Maklum selama ini hanya sekedar teman tapi mencoba mesra. Heeeeee. Kami berdua sudah sepakat untuk mengikat komitment bersama bahwa kami serius dalam menjalin hubungan ini. Rencana demi rencana kedepanpun sudah sering kami diskusikan, bahkan masalah yang sangat privasi sekalaipun sudah menjadi bahan perbincangan kami sehari-hari. Memang umur yang masih sangat muda ini belum bisa menjadi jaminan untuk kami berpikir lebih matang ke depan. Namun kami berdua yakin dan percaya ketika komitment kami tidak hanya sekedar kandans di tangan kami berdua tapi kami ungkapkan sebagai komitment bersama dihadapan Tuha. Semoga Tuhan berkenan.
Awalnya sih aku ingin menikah muda, mengingat keinginan kelak menyekolahkan anak tinggi-tinggi. Hingga masih ada waktu untuk mencari uang untuk anak sekolah kelak. Namun waktu berbicara lain. Meskipun aku sudah memiliki calon pasangan hidup. Namung kedewasaan berpikir ikut mencampuri pemikiran awalku. Aku harus mandiri dulu untuk start point memulai kehidupan rumah tanggaku. Dan tentunya dituntut suatu kedewasaan matang yang sampai saat ini aku rasa masih perlu aku pelajari lagi.
Diawal tahun ini juga, karir pendidikanku terus terbuka ketika aku diterima menjadi calon mahasiswa di Program Magister Akuntansi Universitas Padjajaran Bandung. Berat memang menjalain pekerjaan sambil berkuliah. Namun aku sudah membangun tekat sejak awal bahwa aku harus bisa meraih cita-citaku kedepan. Aku pikir kesempatan terbuka lebar kedepan. Dengan financial yang memadai, kondisi fisik yang masih fress, tanggungan belum ada. Ini merupakan suatu opportunity besar bagiku untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Selama dua tahun kedepan aku sudah merencanakan strategi perkuliahan yang seobjektif mungkin. Sembari menggali ilmu pergaulan dan bisnis real ditengah kancah pergaulan kota Bandung. Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., Ak., CPMA., BAP., CIA. Wah keterlaluan memang. Sepertinya ga akan mungkin tercapai. Namun inilah target jangka panjang pendidikanku dalam 6 tahun kedepan. Kalau secara logika M.Ak bisa kuselesaikan 1,5 tahun, Ak 1,5 tahun, CPMA ½ tahun, BAP ½ tahun, dan CIA ½ tahun. Total 4.5 tahun, dengan deviasi 1.5 tahun saya pikir target ini masih sangat logis. Semoga Tuhan memberkati planingku ini. Hanya mungkin yang menjadi kendala paling berat adalah financial.
Rencana jangka panjangpun kemudian terbentang lebar. Aku sangat ingin kembali ke dalam lingkungan akuntansi dan audit. Semoga jenjang pendidkanku ini membuka jalan kearah tersebut.
Sungguh tahun 2007 mambawa satu harapan cerah didalam hidupku ini. Menjadi seorang Harry Andrian Simbolon yang lebih dewasa, lebih bijaksana, lebih arif. Adalah target jangka menengahku. Meskipun salah satu penelitian mengatakan bahwa perubahan diri hanya bisa dicapai 2 % saja, namun aku yakin selagi aku punya niat dan tekat kuat untuk maju dan menjadi lebih baik, aku yakin aku pasti bisa. Prinsipku: Hidup ini harus ada target dan tujuan agar hidup ini lebih terasa bermakna dengan usaha dan perjuangan meraihnya.
Sukabumi, 18 Januari 2006
|
Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun-Nya tidak dapat diselidiki. Ayub 36:26. Banyak hal dalam hidup ini yang tidak bisa kita pahami dengan akal. Kenapa misalnya, ada orang baik, taat beragama, hidupnya lurus dan jujur, tapi menderita. Sedang orang yang jelas-jelas jahat, culas, curang dan menyebalkan setengah mati, eh malah makmur? |
CEMARAKU
Ku terinspirasi oleh cemara akan cinta yang sedang kujalin
Aku tahu bahwa dalam menjalin hub ini, kami banyak merasakan suka dan duka
Kusadari bahwa kami masih harus menyesuaikan kejelekan dan keburukan kami masing2
Kami juga banayk mengalami terpaan masalah dan konflik.
Namun satu yang aku juga baru sadari bahwa disamping rumahku
Tumbuh pohon cemara yang sangat tinggi nan megah
Lagipula inilah saat natal yang ditunggu banyak orang
Saat ini pulalah kumenyatakan lukisan perasaanku
Sebagai hiasan di pohon cemaraku
Kuterinspirasi tuk menyimbolkan cintaku seperti cemara itu
Terukirlah sebuah sajak cinta dibuku diaryku:
Kuingin terang pohon ini terus bercahaya
Layaknya sayang kita yang terus membara
Seperti pohon cemara yang terus tumbuh menjulang tinggi
Ku pun berharap cinta kita kan terus abadi keesokan hari
Laksana cemara yang kokoh meski badai, topan menerjang
Ku pun berdoa semoga kasih kita tumbuh tegar berkumandang
Selamat natal ya dek,
With love
Harry Andrian Simbolon
Pada saat aku mencintai sesuatu karena nafsuku
Sungguh semua itu sangat menyiksaku
Namun pada saat aku mencintai sesuatu karenaNya
Sungguh tidak ada lagi yg memberatkan langkahku
Jika aku mengharapkan sesuatu karena nafsuku
Sungguh itu hanya sifat manusiawiku
Jika aku bersedih karena kehilangan sesuatu yg aku sayangi
Itupun tabiat manusiawiku yang diberikan oleh Nya
Namun pada saat cintaku kusandarkan kepadaNya
Tidak ada yg memberatkanku untuk melepaskan sesuatu itu
Pada saat takut dan harapku kusandarkan kepadaNya
Tak ada yg memberatkanku untuk membuktikannya
Tangis ini hanya sesaat yg keluar dari rasa sakit
Namun gelak tawa kembali ku dapat kerena keyakinanku
Air mata ini menetes karena rasa kecewa
Namun senyum kembali terukir menanti kebenaranNya
Aku bukan seorang malaikat yg tanpa hawa nafsu
Tanpa sedih, tanpa sakit, tanpa marah, tanpa lupa dan takut
Namun ku tahu nilai melawan hawa nafsu semua keinginanku itu
Akan meninggikan derajatku disisi Rabbiku.